Masalah Itu Biasa

Beberapa waktu lalu saya sempat berfikir apa sebenarnya yg kita cari dalam kehidupan didunia ini ,, sukses ?  kekayaan ? memiliki jabatan tinggi ? punya pasangan yang berparas menarik ? dihormati banyak orang ? lalu, apakah setelah semua cita-cita tersebut terwujud akan menjamin kita bahagia ?
Dengan bertambahnya usia maka akan semakin besar juga kedewasaan seseorang, seiring bertambahnya masalah yang kita hadapi walaupun besarnya umur tidak menjamin kedewasaan seseorang, ada hal-hal atau permasalahan yang membuat kita “down”, “depresi”, “stress”,  dan merasa bahwa semua yang ada didunia ini tidak berpihak pada kita. Dan apabila ada mesin waktu yang bisa membawa kita zaman dulu, sudah pasti kita ingin menggunakannya untuk kembali ke masa-masa kita masih kecil dimana tidak ada masalah yang kita hadapi, bahkan kita hanya mengisi waktu kita dengan bermain, sungguh sangat menyenangkan bukan ?
Adapun inspirasi dalam coretan ini saya peroleh setelah membaca beberapa buku diantaranya : Quantum Iklas,  Membangun Positive Thinking Secara Islam, Lepas dari Penjara Pikiran, 60 Cara Pengembangan Diri, Authentic Happiness.  Adapun buku-buku tersebut sangat menarik untuk dibaca karena dapat memberikan motivasi serta pola pikir dan gagasan baru yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh saya. J
Coretan ini  hanya sekedar sharing dimana saya merasa bahwa dalam masa transisi dari masa remaja menuju masa kedewasaan diperlukan konsep dalam pola pikir fresh dan baru untuk mengatasi berbagai masalah yang akan dihadapi sehingga kita dapat menikmati hidup ini dengan penuh semangat, percaya diri, bahagia dan menyenangkan.

# Luruskan Pikiran Anda !!!!
Memang tidak ada yang melarang kita untuk mencari sesuatu yg lebih utama berupa jabatan tinggi, harta yang melimpah dan kekasih yang mempesona, dsb. Akan tetapi, pencarian terhadap sesuatu yang lebih utama, tidak mengharuskan seseorang untuk bersedih jika tidak berhasil mendapatkannya.
Ada beberapa kasus bunuh diri dengan motif : perusahaannya bangkrut, ditolak oleh kekasih yang menjadi pujaan hatinya, atau gagal dalam pencalonan  menjadi pejabat negara. Untuk memudahkan kita dalam meluruskan pikiran, coba perhatikan seorang mujtahid bernama Ibnu Taimiyah dalam mengadapi musuhnya : “apa yang dilakukan musuh ku ? Tamanku dan Surgaku berada didalam dadaku. Membunuhku sama halnya dengan mati syahid, mengasingkanku sama halnya dengan bertamasya. Memenjarakanku sama halnya dengan berkhalwat (menyendiri dari keramaian)”
Kesimpulannya: kedudukan seseorang bukan sebagai penentu kebahagiaan atau penderitaan, hal yang menentukan semua itu adalah dirinya, akalnya dan pikirannya. Lihatlah bagaimana orang yang dapat meluruskan pikiranya dapat merubah cobaan berat menjadi karunia ? mengubah bencana menjadi kebaikan ? hal itu karena ia telah membentuk pikirannya dengan cara yang benar, suatu cara yang memberikannya suatu kebahagiaan dan bukan kesedihan.

# Tinggalkan Perfeksionisme
Banyak sekali orang yang terkena gangguan jiwa karena di ingin segala sesuatunya berjalan sesuai dengan yang dia inginkan.
kita harus menyadari hakiki manusia itu tidak ada yang sempurna, kita memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sehingga, janganlah menuntut kesempurnaan tp biarkankan diri kita berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dengan berusaha semaksimal mungkin dan tawakalkan hasilnya kepada Allah.
# Hilangkanlah Sifat Iri
Iri hati adalah sifat tersembunyi yang mana akan lebih menyakiti dirinya sendiri daripada menyakiti orang lain dan orang yang iri akan menyiksa diri sendiri sendiri karena suatu hal yang bukan miliknya.
Tips untuk menghilangkan iri adalah
*cintailah orang lain seperti mencintai diri sendiri : sifat iri itu muncul apabila kita menganggap orang lain sebagai musuh/rival sehingga apabila ada nikmat/rizky yang orang lain peroleh menyebabkan hati anda menjadi tidak nyaman. Sedangkan dengan mencintai orang lain seperti mencintai diri kita sendiri akan membuat kita lebih menyenangkan, bahkan kebahagian yang diperoleh orang lain akan membuat anda bahagia juga.
Kita memang perlu adanya sifat kompetitif dalam menjalani kehidupan, tp kita harus tau dimana dan bagaimana sifat kompetitif tersebut digunakan. 

# Jangan Putus Asa
Ketika kita menghadapi suatu masalah yang terasa berat, janganlah putus asa. Ingatlah masa bayi ketika anda belajar berjalan dan sering terjatuh dan terjatuh lagi, lalu apakah anda menyerah ? jawabannya tentu TIDAK. Dan lihatlah anda sekarang, anda bisa berjalan  bahkan berlari dengan kencang.
Ingatlah ketika waktu bayi anda belajar berbicara, ketika itu mungkin anda hanya bisa satu/dua kata, bahkan untuk menunjukan sesuatu hanya bisa dengan menangis dan tertawa. Lihatlah anda sekarang, anda bisa menguasai 3-4 bahasa, bahkan lebih.
“seorang pelaut ulung tidak terlahir dari ombak yang kecil, tapi dari ombak besar yang terus menerus menimpanya”, semakin besar masalah yang anda hadapi maka akan semakin besar kualitas hidup kita,, 

# Jangan Sedih Dengan Masa Lalu, Pikirkan Masa Kini
Ada orang yang membenci masa lalunya dan ketika mengingat masa-masa tersebut akan membuat dia bersedih dan menarik diri dari lingkungan. Bahkan ada yang menyalahkan orang tua karena salah dalam mendidik anaknya,, Astagfirullah.
Tips untuk mengatasi masalah tersebut adalah: kita harus bisa mengambil hikmah dari masa lalu dan menjadikannya sebagai pelajaran untuk dalam menjalani kehidupan sekarang.
Rubahlah diri anda menjadi pribadi yang lebih baik, karena tidak ada yang bisa merubahnya selain anda sendiri.
Ingatlah kita hidup di masa kini untuk mempersiapkan kehidupan bahagia dimasa yang akan datang. Kita belum terlambat !!! coba pegang urat nadi anda, masih berdenyut bukan ? 

# Buatlah Konsep Diri Positif
Segala tindakan, perilaku, sikap kita yang kita perlihatkan merupakan cerminan dari konsep diri yang sebenarnya kita buat sendiri.
Orang yang memiliki sfat pemalu adalah orang yang memberikan konsep kepada dirinya sebagai orang pemalu, maka dari itu rubahlah konsep diri negatif yang ada pada diri anda. Rubahlah menjadi konsep diri yang positif.
Saya ini orang yang bersemangat !
Saya ini orang yang tangguh !
Saya ini orang yang mampu menghadapi berbagai masalah!
Saya ini orang yang percaya diri !
Dsb, buatlah semua konsep diri positif yang anda inginkan..
Trust me it’s work !!!! J

Sebenarnya masih banyak yang ingin di share, tapi masih banyak kegiatan yang harus dikerjakan juga. InsA disambung lagi pada kesempatan lainnya.. tengkyu 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2 komentar:

Sholehudin Adi Nugroho mengatakan...

biar berimbang, baca ini ber

http://lex.hitmansystem.com/2009/08/afirmasi-positif-justru-memberi-efek-negatif/

bei_354 mengatakan...

@Sholehudin Adi Nugroho
mantep leh,, nice info.. :)
emank lbh mantep klo dapt bbrp referensi, jadi kita dapat bnyk pertimbangan. saya jg dpt info tentang afirmasi positif cuma dari buku" sama audio motivator yg lagi buming doank.

Poskan Komentar